Film We Are All Strangers karya Anthony Chen akan menjadi film pembuka pada Festival Film Internasional Hong Kong (HKIFF) ke-50. Kabar ini muncul hanya beberapa minggu setelah film tersebut menjadi film pertama dari Singapura yang bersaing untuk Golden Bear, penghargaan tertinggi di Festival Film Internasional Berlin, yang akhirnya dimenangkan oleh film Jerman berjudul Yellow Letters yang disutradarai oleh İlker Catak.
Sinopsis dan Tema Film
We Are All Strangers mengisahkan perjalanan seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Junyang, yang menjalani hidup dengan santai sementara ayahnya bekerja tanpa henti untuk menghidupi keluarga. Film ini mengeksplorasi tema-tema penting seperti cinta, kehilangan, duka, dan tanggung jawab. Ini merupakan bab terakhir dari trilogi Growing Up Chen, setelah film Ilo Ilo yang memenangkan Camera d’Or di Cannes pada tahun 2013, dan Wet Season yang mendapat beberapa nominasi di Golden Horse Awards termasuk kategori Best Director.
Perayaan Emas HKIFF
Untuk merayakan edisi ke-50, HKIFF juga akan menampilkan pemutaran khusus dari film-film Ilo Ilo dan Wet Season. Selain itu, akan ada sesi tanya jawab setelah pemutaran film yang melibatkan Chen dan para anggota pemeran. Pada tanggal 4 April, saat pemutaran kedua We Are All Strangers, Chen akan berpartisipasi dalam seminar yang membahas perjalanan pembuatan filmnya serta perkembangan trilogi Growing Up selama satu dekade.
Pernyataan Anthony Chen
“HKIFF telah menjadi teman dan pendukung selama bertahun-tahun,” kata Chen dalam sebuah pernyataan. “Film-film saya telah dipresentasikan di festival ini dan saya juga terlibat sebagai juri, mentor, serta berpartisipasi dalam sektor industri festival.”
“Sungguh luar biasa bagi We Are All Strangers untuk melakukan debut Asia-nya di edisi perayaan festival ini, dan saya sangat senang pertama kalinya trilogi Growing Up dipresentasikan secara keseluruhan.”
“Ada kesamaan antara dua kota, Hong Kong dan Singapura. Saya berharap film ini dapat menyentuh emosi penonton di sini,” tambahnya.
Rencana Pemutaran di Singapura
Film ini juga dijadwalkan untuk diputar di Singapura pada bulan Agustus mendatang melalui Giraffe Pictures dan Golden Village. Rincian lebih lanjut mengenai pemutaran tersebut akan diumumkan kemudian.
Dampak untuk Penonton di Indonesia
Festival Film Internasional Hong Kong adalah salah satu festival film terkemuka di Asia, dan kehadiran film We Are All Strangers memberikan kesempatan bagi penonton di Indonesia untuk menyaksikan karya sinematografi yang berkualitas tinggi. Dengan semakin banyaknya film Asia yang mendapatkan pengakuan internasional, hal ini juga menunjukkan pentingnya industri film regional yang terus berkembang, termasuk di Indonesia.
Dengan hadirnya film ini dalam festival bergengsi, diharapkan dapat mendorong lebih banyak film Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional dan mendapatkan perhatian yang layak di pasar global.
Kesimpulan
Film We Are All Strangers tidak hanya menjadi sorotan di festival film internasional, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang kehidupan, cinta, dan tanggung jawab. Dengan peluncuran yang diharapkan dapat menyentuh hati penonton, film ini menjadi salah satu yang patut ditunggu pada tahun ini di dunia perfilman Asia.