MANCHESTER, Inggris – Real Madrid berhasil melangkah ke perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1 di Etihad Stadium pada Selasa malam, menggenapkan kemenangan agregat menjadi 5-1. Dalam pertandingan yang menghibur ini, Vinicius Jr menjadi bintang dengan mencetak dua gol.
Real Madrid kembali menunjukkan dominasi mereka di kompetisi Eropa, dan ini menjadi musim ketiga berturut-turut mereka berhasil menyingkirkan Manchester City dari Liga Champions. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu klub terbaik di Eropa.
Gol Pertama Vinicius dan Keputusan VAR
Vinicius Jr membuka keunggulan bagi tim tamu melalui tendangan penalti pada menit ke-22 setelah VAR memutuskan bahwa Bernardo Silva melakukan handball di garis gawang. Keputusan ini tidak hanya memberikan keunggulan bagi Madrid, tetapi juga membuat Manchester City harus bermain dengan 10 orang, yang membuat tugas mereka semakin sulit.
Menariknya, Vinicius sebelumnya telah hampir mencetak gol ketika tembakannya membentur tiang sebelum insiden handball Silva. Setelah berhasil mencetak gol, ia pun melakukan gestur menangis kepada para pendukung City, menambah kesedihan bagi mereka.
Haaland Menyamakan Kedudukan
Meski dalam posisi tertekan, Manchester City tidak menyerah begitu saja. Erling Haaland berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-41 dengan golnya yang pertama sejak 11 Februari, memanfaatkan umpan dari Jeremy Doku. Namun, harapan City untuk bangkit tidak pernah benar-benar terwujud mengingat dominasi Madrid di leg pertama.
Gol Kedua Vinicius dan Peluang yang Terbuang
Di babak kedua, baik City dan Madrid memiliki peluang untuk menambah gol, namun beberapa gol dari Federico Valverde dan Vinicius dibatalkan karena offside. Vinicius akhirnya berhasil mencetak gol keduanya pada menit ke-93, dengan tendangan voli dari tepi kotak enam yard setelah menerima umpan dari Aurelien Tchouameni. Gianluigi Donnarumma tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan gol tersebut.
Pendukung City Tuntut Penalti
Para pendukung Manchester City sempat meminta penalti di babak pertama setelah Fran Garcia dianggap melakukan handball di dalam kotak penalti. Namun, wasit tidak mengindahkan protes tersebut, yang semakin menambah frustrasi bagi tim tuan rumah.
Konteks dan Dampak Kemenangan Ini
Real Madrid, yang telah mengoleksi 15 gelar Liga Champions, menunjukkan kemampuan mereka untuk mengalahkan juara bertahan tahun 2023, Manchester City, yang sebelumnya kalah 0-3 di leg pertama. Kini, tim asuhan Alvaro Arbeloa melaju ke perempat final dengan penuh percaya diri. Sementara itu, Pep Guardiola harus segera mengalihkan fokusnya ke final Piala Liga melawan Arsenal yang akan berlangsung pada hari Minggu.
Kesimpulan
Kemenangan ini bukan hanya menunjukkan kekuatan Real Madrid di pentas Eropa, tetapi juga menegaskan bahwa mereka tetap menjadi pesaing serius di Liga Champions. Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, ini menjadi momen menarik untuk menyaksikan bagaimana klub-klub Eropa bersaing di level tertinggi, sekaligus memperkuat minat terhadap kompetisi ini di tanah air.